ERHA Ultimate - Klinik Spesialis Kulit & Rambut
23 April 2026 - Kecantikan | Kesehatan

Cara Menghilangkan Keloid dengan Kombinasi Injeksi Intralesi dan Laser CO2

Bekas luka yang justru tumbuh semakin besar, menonjol, terasa keras, bahkan gatal atau nyeri? Bisa jadi itu adalah keloid. Berbeda dari bekas luka biasa, keloid tidak mengecil seiring waktu. Justru sebaliknya, jaringan parut ini bisa terus tumbuh melewati batas luka awal dan mengganggu penampilan maupun rasa percaya diri.

Banyak orang mencoba berbagai salep atau bahan alami, namun hasilnya seringkali kurang memuaskan. Untuk kasus yang lebih membandel, pendekatan medis seperti kombinasi injeksi intralesi dan Laser CO2 menjadi salah satu solusi yang lebih efektif dan terarah.

Mari kita bahas lebih dalam bagaimana cara kerja kombinasi terapi ini dalam membantu menghilangkan keloid.

Apa Itu Keloid dan Mengapa Sulit Hilang?

Keloid adalah pertumbuhan jaringan parut berlebih akibat proses penyembuhan luka yang tidak terkendali. Saat kulit mengalami cedera, baik karena jerawat, operasi, luka bakar, tindik, atau kecelakaan, tubuh memproduksi kolagen untuk memperbaiki jaringan.

Pada penderita keloid, produksi kolagen ini berlebihan sehingga menjadi bekas luka menjadi menonjol, permukaan terasa keras, warna bisa lebih gelap atau kemerahan, dapat terasa gatal atau nyeri.

Yang membuat keloid sulit hilang adalah karena bukan sekadar bekas luka biasa, melainkan pertumbuhan jaringan baru yang aktif. Itulah sebabnya, perawatan topikal saja sering kali tidak cukup.

Kenapa Salep Saja Tidak Cukup?

Beberapa produk silikon gel atau krim tertentu memang bisa membantu mencegah pembentukan keloid pada luka baru. Namun untuk keloid yang sudah terbentuk dan menebal, krim hanya bekerja di permukaan kulit.

Masalah utama keloid berada di lapisan dermis yang lebih dalam. Karena itu, dibutuhkan tindakan medis yang bisa menjangkau langsung jaringan parut aktif.

Di sinilah peran injeksi intralesi dan Laser CO2 menjadi penting.

Apa Itu Injeksi Intralesi?

Injeksi intralesi adalah tindakan penyuntikan obat langsung ke dalam jaringan keloid. Biasanya obat yang digunakan adalah kortikosteroid yang berfungsi untuk:

  • Mengurangi peradangan

  • Menekan produksi kolagen berlebih

  • Mengecilkan ukuran keloid

  • Mengurangi rasa gatal dan nyeri

Karena disuntikkan langsung ke dalam jaringan parut, efeknya lebih fokus dan efektif dibandingkan penggunaan krim oles.

Bagaimana Prosedurnya?

  • Area keloid dibersihkan terlebih dahulu

  • Dokter menyuntikkan obat ke dalam jaringan keloid

  • Prosedur berlangsung singkat

  • Biasanya perlu dilakukan beberapa sesi dengan jarak 3–4 minggu

Setelah beberapa kali sesi, keloid biasanya mulai terasa lebih lunak, mengecil, dan tidak terlalu menonjol.

Namun pada keloid yang besar atau sudah lama, injeksi saja mungkin belum cukup untuk hasil yang optimal.

Peran Laser CO2 dalam Mengatasi Keloid

Laser Fractional CO2 bekerja dengan cara mengikis dan merangsang perbaikan jaringan kulit secara terkontrol. Pada kasus keloid, berikut ini manfaat Laser CO2. 

  • Meratakan permukaan keloid

  • Mengurangi ketebalan jaringan parut

  • Memperbaiki tekstur kulit

  • Merangsang pembentukan kolagen yang lebih teratur

Teknologi fractional CO2 memungkinkan energi laser bekerja secara presisi pada jaringan target tanpa merusak seluruh permukaan kulit.

Baca Juga: Kembalikan Vitalitas Kulit dengan Mengenali Macam-Macam Perawatan Rejuran di ERHA Ultimate

Kenapa Kombinasi Injeksi Intralesi & Laser CO2 Lebih Efektif?

Menggabungkan dua metode ini memberikan hasil yang lebih maksimal karena bekerja dengan mekanisme berbeda namun saling melengkapi.

1. Menekan Pertumbuhan dari Dalam, Meratakan dari Luar

Injeksi intralesi dapat menekan produksi kolagen berlebih dari dalam jaringan. Selain itu, Laser CO2 membantu meratakan dan memperbaiki tekstur dari permukaan. Dengan demikian, keloid tidak hanya mengecil tetapi juga tampak lebih halus.

2. Mengurangi Risiko Kambuh

Salah satu tantangan terbesar dalam mengatasi keloid adalah risiko kambuh. Jika hanya dilakukan tindakan pengangkatan tanpa kontrol produksi kolagen, keloid bisa tumbuh kembali bahkan lebih besar.

Injeksi membantu mengontrol aktivitas jaringan parut, sementara laser memperbaiki struktur kulit secara bertahap. Kombinasi ini membantu menekan kemungkinan pertumbuhan ulang.

3. Hasil Lebih Optimal pada Keloid Membandel

Untuk keloid yang sudah bertahun-tahun, berukuran besar, dan terasa keras, kamu perlu menggunakan pendekatan kombinasi seringkali memberikan hasil yang lebih signifikan dibandingkan terapi tunggal.

Berapa Lama Hasilnya Terlihat?

Setiap orang memiliki respons yang berbeda, tergantung pada ukuran dan lokasi keloid, lama terbentuknya keloid, jenis kulit, serta disiplin dalam menjalani sesi terapi. 

Biasanya diperlukan beberapa kali sesi injeksi dan laser untuk mendapatkan hasil optimal. Perubahan dan perbaikan, seperti keloid lebih lunak, ukuran mengecil, warna memudar, dan permukaan lebih rata akan terlihat secara bertahap. 

Atasi Keloid dengan Penanganan yang Tepat dan Terarah di ERHA Ultimate

Keloid memang tidak bisa hilang begitu saja tanpa terapi yang sesuai. Dibutuhkan kombinasi tindakan medis yang tepat, evaluasi berkala, serta penanganan oleh dokter berpengalaman agar hasilnya optimal dan risiko kambuh bisa ditekan. Semakin cepat ditangani, semakin besar peluang keloid dapat mengecil dan tampak lebih rata.

Jika kamu memiliki keloid yang mengganggu penampilan atau menimbulkan rasa tidak nyaman, jangan ragu untuk berkonsultasi di ERHA Ultimate. Dengan dukungan dokter ahli serta teknologi seperti injeksi intralesi dan Laser CO2, kamu bisa mendapatkan rencana perawatan yang terpersonalisasi sesuai kondisi kulitmu.

Saatnya tidak lagi menutupi keloid dengan pakaian atau makeup. Ambil langkah tepat sekarang untuk kulit yang lebih halus dan percaya diri bersama ahlinya.

Yuk, jadwalkan konsultasi dengan ahlinya di ERHA Ultimate dengan klik di sini!