ERHA Ultimate - Klinik Spesialis Kulit & Rambut
26 February 2026 - Kecantikan | Kesehatan

Skincare Saja Tidak Cukup? Ini 7 Penyebab Pori-Pori Besar & Solusinya

Pernah nggak kamu merasa sudah menghabiskan berbagai produk skincare viral, mulai dari serum pengecil pori-pori hingga masker clay, namun tekstur kulit tetap terlihat seperti kulit jeruk? Masalah pori-pori besar seringkali menjadi "musuh bebuyutan" bagi banyak orang karena dampaknya yang signifikan terhadap kepercayaan diri dan hasil akhir make-up yang kurang mulus.

Banyak yang mengira bahwa pori-pori bisa terbuka dan tertutup seperti pintu. Faktanya, pori-pori tidak memiliki otot untuk melakukan hal tersebut. Pori-pori adalah lubang alami tempat keluarnya sebum (minyak) dan folikel rambut. Lantas, mengapa pori-pori bisa tampak membesar dan sulit diatasi hanya dengan krim saja?

Mari kita bedah penyebab utama pori-pori besar dan bagaimana cara menanganinya!

7 Penyebab Utama Pori-Pori Membesar

Sebelum mencari tahu solusi dari masalah pori-pori yang besar, ada baiknya kita cari tahu dulu apa saja penyebab utamanya!

1. Produksi Sebum yang Berlebihan

Penyebab paling umum dari pori-pori besar adalah kelenjar minyak yang terlalu aktif. Ketika kulit memproduksi minyak secara berlebih, pori-pori harus "meregang" untuk mengalirkan volume minyak tersebut ke permukaan kulit. Jika minyak ini tersumbat oleh sel kulit mati, pori-pori akan semakin melebar.

2. Berkurangnya Elastisitas Kulit akibat Penuaan

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dan elastin alami dalam kulit menurun. Kolagen adalah penyangga yang menjaga kulit tetap kencang. Tanpa sokongan kolagen yang kuat, dinding pori-pori akan mengendur dan tampak lebih lebar—sebuah fenomena yang sering disebut sebagai sagging pores.

3. Paparan Sinar Matahari (Photoaging)

Jangan remehkan sinar UV. Paparan matahari berlebih tanpa perlindungan SPF akan merusak kolagen di sekitar pori-pori. Akibatnya, kulit kehilangan strukturnya dan pori-pori akan terlihat jauh lebih besar dibandingkan kulit yang terlindungi dengan baik.

4. Faktor Genetik

Suka atau tidak, ukuran pori-pori juga dipengaruhi oleh faktor keturunan. Jika orang tua kamu memiliki tipe kulit berminyak dan pori-pori besar, kemungkinan besar kamu juga memilikinya. Skincare topikal (oles) memiliki batasan dalam mengubah struktur genetik kulit ini.

5. Penyumbatan Komedo (Blackheads)

Komedo hitam adalah campuran minyak dan sel kulit mati yang teroksidasi oleh udara. Keberadaan komedo yang menetap di dalam pori akan memperluas diameter lubang pori secara mekanis. Jika tidak dibersihkan secara profesional, pori-pori tersebut akan sulit kembali ke ukuran semula.

6. Kebiasaan Memencet Jerawat

Tindakan memencet jerawat secara paksa dapat menyebabkan trauma pada jaringan kulit. Luka kecil yang timbul akibat tekanan tersebut bisa meninggalkan bekas berupa pori-pori yang tampak bolong atau cekung. 

7. Menurunnya Kadar Kolagen

Saat kolagen menurun, dinding pori kehilangan kekenyalan. Akibatnya, pori tampak lebih terbuka dan memanjang. Jika dibiarkan, tekstur kulit bisa terlihat semakin tidak rata seiring waktu. 

Cara Dasar Mengecilkan Tampilan Pori untuk Pemula

Produk skincare seperti retinol, AHA/BHA, dan niacinamide memang sangat membantu dalam menjaga kebersihan permukaan kulit. Namun, produk topikal hanya bekerja pada lapisan terluar kulit (epidermis). Untuk masalah pori-pori yang berkaitan dengan struktur kolagen di lapisan dermis atau sumbatan yang sudah mengeras, diperlukan intervensi teknologi medis yang lebih dalam.

Namun, sebelum melangkah ke solusi treatment profesional di ERHA Ultimate, pastikan rutinitas dasar ini sudah jalankan dengan optimal:

 

1. Gunakan Cleanser Sesuai Jenis Kulit

Pembersih yang tepat akan mengangkat minyak dan kotoran secara tuntas tanpa merusak lapisan pelindung kulit yang memicu produksi minyak berlebih.

2. Eksfoliasi Ringan 1–2 Kali Seminggu

Proses ini sangat penting untuk mengangkat sel kulit mati yang seringkali menjadi penyebab utama pori-pori tersumbat dan tampak melebar.

3. Gunakan Sunscreen Setiap Hari

Tabir surya berfungsi melindungi kolagen dari kerusakan akibat sinar UV, sehingga elastisitas kulit terjaga dan pori-pori tidak mengendur.

4. Pilih Skincare dengan Niacinamide, Retinol Ringan, atau Salicylic Acid

Kombinasi bahan aktif ini efektif dalam mengontrol produksi sebum sekaligus membantu merapatkan tekstur permukaan kulit secara bertahap.

5. Gunakan Pelembab untuk Menjaga Elastisitas Kulit

Kulit yang terhidrasi dengan baik akan terlihat lebih kenyal dan "penuh", sehingga tampilan lubang pori-pori menjadi lebih tersamarkan.

 

Baca juga: Perawatan Wajah Glowing Bagi Pemula 

Solusi Advance Mengecilkan Pori-Pori dari Profesional

Jika langkah-langkah di atas sudah dilakukan secara konsisten namun pori-pori masih terlihat besar, itu artinya kamu membutuhkan perawatan profesional untuk membantu mengatasi masalah pori-pori 

Nah, untuk kamu para skincare users yang baru ingin mulai treatment, ada beberapa opsi perawatan yang dapat membantu memperbaiki tekstur dan elastisitas kulit secara menyeluruh.

1. Glow & Go + Juvelook

Glow & Go dan Collagen Stimulator by Juvelook di ERHA Ultimate kombinasi perawatan booster kulit (skin booster) yang dirancang untuk memberikan hasil instan sekaligus perbaikan tekstur kulit jangka panjang. Perawatan ini menggunakan serum collagen yang membuat kulit menjadi lebih kenyal.

Perawatan ini sangat populer bagi mereka yang ingin mendapatkan tampilan kulit glowing, halus, dan kencang dalam waktu singkat tanpa downtime yang lama. 

2. Pico Laser + Microtox / Exosome

Pico Laser adalah teknologi laser dengan kecepatan picosecond (sepertriliun detik). Kecepatan ekstrem ini menciptakan efek photoacoustic yang menghancurkan pigmen tanpa merusak jaringan di sekitarnya.

Laser ini menciptakan lubang mikroskopis di bawah kulit (LIOB) yang memicu kulit untuk "mengisi" kembali area tersebut dengan kolagen baru, sehingga pori-pori mengecil secara permanen.

Sementara microtox merupakan perawatan injeksi yang menggunakan botox dan hyaluronic acid dan collagen untuk menghaluskan kerutan dan mengecilkan pori-pori, sehingga memberikan efek glowing secara instan. 

3. Microneedle RF

Microneedle RF (Radio Frequency) di ERHA Ultimate ini adalah salah satu treatment paling powerful untuk masalah pori-pori besar yang disertai dengan tekstur kulit tidak rata (seperti bopeng atau garis halus).

Perawatan dengan pendekatan di atas bisa membantu meningkatkan kualitas kulit secara keseluruhan. Tidak hanya mengatasi masalah kulit di permukaan saja.

Perawatan Menyeluruh untuk Masalah Pori-Pori Besar di ERHA Ultimate

 

Di ERHA Ultimate, perawatan pori besar tidak hanya berfokus pada tampilan luar, tetapi pada kualitas kulit secara menyeluruh. Melalui evaluasi dokter yang komprehensif, kombinasi treatment dapat disesuaikan dengan kebutuhan kulit masing-masing.

Dengan treatment dan penangan yang tepat dan konsisten, kulit menjadi lebih kuat, elastis, dan refined secara bertahap, sehingga pori tampak lebih minimal tanpa mengubah karakter alami wajah dan memberikan hasil yang mampu bertahan dalam kurun waktu yang lama. 

 

Untuk jadwal konsultasi dan treatment mengatasi pori-pori besar klik di sini, sekarang!