ERHA Ultimate - Klinik Spesialis Kulit & Rambut
26 February 2026 -

Atasi Eksim Kering! Kenali Penyebab, Gejala, dan Terapi NB UVB yang Efektif

Eksim kering (dry eczema) merupakan kondisi peradangan kulit kronis yang ditandai dengan kulit sangat kering, bersisik, dan mudah pecah. Kondisi ini dapat kambuh berulang, terutama saat kulit mengalami kekeringan ekstrem atau terganggu oleh faktor pemicu tertentu. Banyak orang mengira eksim hanyalah masalah kulit kering biasa, padahal eksim adalah kondisi peradangan kulit yang lebih kompleks dan membutuhkan perawatan menyeluruh.

 

Artikel ini akan membahas mengenai penyebab eksim kering, gejala yang perlu diwaspadai, hingga pengobatan terbaik termasuk terapi NB-UVB. Simak dan berikut penjelasannya

 

Baca juga: Waspada! Ini 5 Masalah Kulit Akibat Perubahan Cuaca

Penyebab Eksim Kering

Eksim kering bisa disebabkan oleh satu atau kombinasi beberapa faktor. Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Skin Barrier yang Rusak

Kulit sehat memiliki lapisan pelindung yang berfungsi mempertahankan kelembapan dan mencegah iritasi. Pada penderita eksim kering lapisan kulit mudah kehilangan air, produksi lipid pelindung (ceramide) menurun, kulit menjadi rapuh, kering, dan sensitif. Kerusakan skin barrier membuat kulit mudah meradang saat terpapar sabun keras, cuaca dingin, atau gesekan.

 

Pada penderita eksim kering, kondisi ini hampir selalu berhubungan dengan skin barrier yang melemah atau rusak, sehingga kulit kehilangan kemampuan bertahan dari ancaman eksternal. 

2. Faktor Genetik 

Eksim yang dipengaruhi oleh genetik biasanya bersifat berulang, muncul sejak masa kanak-kanak dan dapat menetap hingga dewasa jika tidak dikelola dengan baik. Namun, dengan perawatan yang tepat untuk memperkuat skin barrier dan mengontrol peradangan, gejala eksim dapat dikendalikan dan frekuensi kambuh bisa berkurang secara signifikan.

3. Reaksi Alergi dan Sistem Imun yang Terlalu Aktif

Reaksi alergi merupakan salah satu pemicu utama terjadinya eksim kering, terutama pada individu dengan kulit sensitif atau sistem imun yang cenderung aktif. Namun, pada penderita eksim, lapisan pelindung kulit melemah sehingga alergen lebih mudah masuk dan memicu reaksi peradangan. Alergen bisa berasal dari berbagai sumber, seperti:

  • Debu rumah dan tungau debu

  • Bulu hewan seperti kucing atau anjing

  • Serbuk sari tanaman

  • Deterjen dan sabun berpewangi

  • Produk skincare dengan bahan iritan

  • Kain sintetis atau bahan pakaian tertentu

4. Cuaca Dingin dan Udara Kering

Cuaca dingin dan udara kering merupakan salah satu pemicu eksim kering yang paling umum dan sering kali sulit dihindari, terutama saat berada di musim dingin, ruangan ber-AC, atau lingkungan dengan kelembapan rendah. 

 

Kondisi ini memengaruhi kesehatan kulit secara langsung, karena kulit sangat bergantung pada kelembapan alami di udara untuk mempertahankan hidrasi dan fungsi pelindungnya.

 

Kamu juga bisa menggunakan ERHA Skinsitive Df Ultracalm Skin Barrier Moisturizer pelembap wajah yang diformulasikan secara khusus untuk melembapkan dan memperkuat skin barrier sehingga kulit menjadi lebih lembap, kenyal, dan sehat. 

5. Stres Fisik dan Emosional

Stres fisik dan emosional ternyata memiliki hubungan yang sangat erat dengan munculnya eksim kering. Kondisi psikologis seseorang dapat memengaruhi kesehatan kulit secara langsung, terutama bagi mereka yang memiliki kecenderungan eksim. 

 

Flare-up sering kali muncul saat seseorang sedang mengalami tekanan, baik itu dari pekerjaan, kelelahan fisik, kurang tidur, atau gejolak emosional.

6. Sabun dan Produk Perawatan yang Terlalu Keras

Sabun dan produk perawatan yang terlalu keras merupakan salah satu faktor pemicu eksim kering yang sering tidak disadari. Seperti Sabun dengan kandungan pewangi yang kuat juga menjadi pemicu umum. 

 

Walaupun aromanya menyenangkan, pewangi sintetis sering menyebabkan dermatitis kontak pada kulit sensitif. Bahkan pada beberapa penderita eksim, reaksi iritasi bisa muncul hanya dari mencuci tangan beberapa kali sehari dengan sabun yang salah.

Gejala Eksim Kering

Eksim kering memiliki tampilan yang khas dan mudah dikenali, terutama karena kulit kehilangan kelembapannya dan mengalami peradangan. Gejala-gejalanya dapat muncul bertahap maupun secara tiba-tiba. Berikut gambaran gejala eksim kering: 

1. Kulit Sangat Kering, Kasar, dan Bersisik

Ciri utama eksim kering adalah kulit yang tampak sangat kering hingga mengelupas seperti serpihan halus. Permukaannya kasar, kusam, dan terasa kencang saat disentuh. Pada beberapa area, kulit dapat tampak pecah-pecah atau membentuk garis-garis retakan kecil.

2. Gatal Intens yang Sulit Dikendalikan

Rasa gatal pada eksim kering biasanya sangat mengganggu. Sensasinya bisa ringan di awal, namun semakin intens ketika kulit semakin kering. Gatal ini sering memaksa penderita untuk menggaruk, yang justru memperburuk kondisi kulit dan memicu flare-up.

3. Kemerahan dan Peradangan

Kulit yang teriritasi akan tampak merah, hangat, dan meradang. Pada beberapa orang, warna kemerahan dapat berubah menjadi kecokelatan atau kehitaman seiring waktu akibat gesekan atau garukan—dikenal sebagai hiperpigmentasi pasca-inflamasi.

4. Tekstur Kulit Menebal (Lichenification)

Garukan berulang menyebabkan kulit menebal dan tampil lebih gelap. Area ini biasanya memiliki pola garis kulit yang lebih jelas dan terasa keras. Ini menandakan eksim kronis yang sudah berlangsung lama.

5. Kulit Retak, Perih, atau Berdarah

Eksim kering yang parah dapat membuat kulit pecah-pecah dalam retakan kecil hingga dalam. Kondisi ini menyebabkan rasa perih, sensasi terbakar, hingga bisa mengeluarkan darah jika digaruk terlalu keras.

6. Bercak Kering di Area Tertentu

Eksim kering umumnya muncul di tangan dan jari, kaki, wajah dan pipi. Leher, siku dan belakang lutut, lipatan tubuh. Bercak kering ini umumnya berbatas jelas, terasa kasar, dan mengganggu penampilan serta kenyamanan.

7. Sensasi Panas atau Kesemutan di Kulit

Saat eksim sedang meradang, kulit dapat terasa panas atau seperti tersengat. Gejala ini sering muncul setelah terpapar pemicu seperti sabun keras atau udara dingin.

8. Kulit Mudah Iritasi 

Karena skin barrier melemah, kulit penderita eksim kering menjadi sangat sensitif. Hal-hal kecil seperti keringat, gesekan pakaian, sabun mandi, atau debu dapat memicu iritasi dan gatal.

Pengobatan Eksim dengan Terapi NB-UVB 

img: https://image.erhabuddy.co.id/erhav2/image/$2b$10$vYJD2tkYapVhXeRlHeD1me4j7.4dShKIM94A7uCjal0rY7f10vCVG.jpg (Source: ERHA Ultimate. Alt text: Pengobatan Eksim Kering Terapi NB-UVB) 

Pengobatan eksim tidak hanya mengandalkan pelembap atau obat oles saja. Pada kasus eksim kering yang kronis, kambuh berulang, atau tidak merespons perawatan konvensional, dokter kulit sering merekomendasikan Terapi NB-UVB (Narrowband Ultraviolet B Therapy) sebagai salah satu solusi yang paling efektif dan aman. 

 

NB-UVB dipilih banyak dokter karena memiliki berbagai kelebihan:

  • Non-invasif dan aman untuk dewasa hingga anak-anak
    Minim efek samping

  • Dapat digunakan pada eksim ringan hingga berat

  • Efektif mengurangi gatal dan peradangan

  • Memperbaiki skin barrier secara alami

  • Bisa menjadi alternatif jika steroid topikal tidak lagi efektif

  • Tidak membutuhkan downtime

Terapi ini sangat cocok untuk pasien dengan eksim yang sering kambuh atau tidak kunjung membaik hanya dengan obat oles.

Bagaimana Cara Kerja NB-UVB pada Kulit Eksim

NB-UVB (Narrowband UVB) bekerja dengan menarget lapisan kulit yang mengalami inflamasi, membantu memperbaiki struktur kulit, sekaligus menenangkan respons imun yang terlalu aktif. Berikut Cara Kerja NB-UVB pada kulit Eksim:

1. Menekan Aktivitas Sel Imun yang Berlebihan

Pada kulit eksim, sel T dan mediator imun lainnya bekerja terlalu agresif sehingga memicu kemerahan, gatal, dan peradangan. NB-UVB membantu “menenangkan” sel-sel imun ini, sehingga inflamasi mereda secara bertahap. Kulit menjadi lebih stabil dan tidak mudah mengalami flare-up.

2. Menurunkan Produksi Zat Pemicu Gatal

Rasa gatal ekstrem pada eksim disebabkan oleh zat inflamasi seperti sitokin dan neuropeptida. NB-UVB mengurangi pelepasan zat-zat tersebut, sehingga pasien merasakan penurunan gatal yang signifikan hanya dalam beberapa sesi terapi.

3. Memperbaiki Skin Barrier dari Dalam

Cahaya NB-UVB merangsang kulit untuk meningkatkan produksi lipid alami, termasuk ceramide. Dengan meningkatnya ceramide, lapisan pelindung kulit menjadi lebih kuat dan mampu menahan kelembapan dengan lebih baik. Hal ini sangat penting untuk penderita eksim kering yang skin barrier-nya mudah rusak.

4. Menormalkan Proses Regenerasi Kulit

Eksim menyebabkan kulit memperbarui sel terlalu cepat atau tidak teratur. NB-UVB membantu menyeimbangkan kembali siklus regenerasi kulit. Hasilnya, area kulit yang bersisik, kasar, atau mengelupas akan berangsur tampak lebih halus dan sehat.

5. Mengurangi Penumpukan Bakteri pada Kulit

Eksim sering disertai kolonisasi bakteri seperti Staphylococcus aureus, yang memperparah inflamasi. NB-UVB memiliki efek antibakteri ringan yang membantu mengurangi jumlah bakteri di permukaan kulit, sehingga proses penyembuhan berlangsung lebih optimal.

Baca juga: Eksim Pada Anak Bikin Kulit Kering dan Gatal, Ini Ulasannya!

Pilih Treatment dan Pengobatan Eksim di ERHA Ultimate

Setelah memahami berbagai penyebab eksim kering, seperti kerusakan skin barrier, alergi, udara kering, stres, hingga paparan produk yang terlalu keras, langkah paling penting berikutnya adalah memilih tempat perawatan yang tepat. Mengatasi eksim tidak cukup hanya dengan mengoleskan pelembap atau menghindari pemicu. Eksim merupakan kondisi kulit kronis dan kompleks yang membutuhkan pendekatan medis menyeluruh, sesuai tingkat keparahan dan kebutuhan masing-masing individu.

 

Buat kamu yang ingin mendapatkan penanganan yang aman, tepat, dan sesuai kebutuhan kulit, kamu dapat berkonsultasi di ERHA Ultimate, sebuah klinik dermatologi profesional yang memiliki fasilitas dan teknologi medis lengkap. ERHA Ultimate menghadirkan Treatment Atopy and Skin Disease Center, pusat penanganan khusus untuk berbagai penyakit kulit seperti eksim, dermatitis atopik, psoriasis, dan kondisi inflamasi lainnya.

 

Segera Klik di sini untuk jadwalkan konsultasi atau hubungi 081121212121 untuk melakukan konsultasi online dengan dokter kulit via WhatsApp!

 

Info Terkait