ERHA Ultimate - Klinik Spesialis Kulit & Rambut
23 April 2026 - Kecantikan | Kesehatan

Kulit Berminyak Tapi Tetap Ketarik? Ini Penyebab Kulit Dehidrasi yang Sering Diabaikan

Banyak orang mengira bahwa kulit berminyak tidak mungkin mengalami dehidrasi. Faktanya, kulit berminyak justru sering mengalami kondisi dehidrasi tanpa disadari. Salah satu tanda yang paling sering muncul adalah wajah terlihat mengkilap, makeup mudah pecah-pecah, wajah tampak kusam, wajah terasa ketarik, kaku, atau tidak nyaman setelah cuci muka.

Meskipun produksi minyak di wajah cukup tinggi. Jika tidak ditangani dengan tepat, kulit dehidrasi dapat memicu berbagai masalah seperti kusam, jerawat, hingga munculnya garis halus lebih cepat. Artikel ini akan membahas penyebab dan solusi yang tepat untuk kulit dehidrasi.

Baca Juga: Kebiasaan Buruk Yang Memicu Kulit Kusam Dan Rusak: Mengungkap Solusi Untuk Kulit Yang Bersinar

Apa Itu Kulit Dehidrasi? 

Kulit dehidrasi adalah kondisi ketika kulit kekurangan kadar air (hidrasi). Kondisi ini bisa terjadi pada semua jenis kulit, termasuk kulit berminyak dan kombinasi.

Beberapa ciri kulit dehidrasi antara lain:

  • Wajah terasa ketarik setelah cuci muka

  • Kulit tampak kusam dan kurang bercahaya

  • Muncul garis halus sementara

  • Makeup terlihat patchy atau mudah crack

  • Wajah bisa terlihat berminyak tetapi terasa kering

Berbeda dengan kulit dehidrasi, kulit kering adalah jenis kulit (skin type) yang secara alami menghasilkan minyak lebih sedikit dibandingkan jenis kulit lainnya.

Karena produksi minyak rendah, kulit kering biasanya terasa kasar, bersisik, dan mudah iritasi. Kondisi ini bersifat lebih permanen dan biasanya dipengaruhi oleh faktor genetik.

Penyebab Kulit Dehidrasi yang Sering Diabaikan

Banyak faktor yang bisa menyebabkan kulit kehilangan kelembapan alami. Sayangnya, beberapa kebiasaan sehari-hari justru sering menjadi penyebab utama tanpa disadari.

1. Terlalu Sering Mencuci Wajah

Mencuci wajah terlalu sering dapat menghilangkan natural oil yang berfungsi menjaga keseimbangan kulit. Akibatnya, skin barrier menjadi lemah dan kulit lebih mudah kehilangan air. Idealnya, wajah cukup dibersihkan dua kali sehari, yaitu pagi dan malam hari.

2. Menggunakan Skincare yang Terlalu “Keras”

Produk skincare yang mengandung bahan aktif kuat seperti exfoliating acid, retinol, atau alkohol tinggi dapat membuat kulit terasa kering jika digunakan berlebihan.

Jika tidak diimbangi dengan hidrasi yang cukup, penggunaan produk tersebut justru dapat memicu dehidrasi kulit.

3. Tidak Menggunakan Moisturizer

Banyak pemilik kulit berminyak sengaja menghindari moisturizer karena takut wajah semakin berminyak. Padahal, moisturizer tetap penting untuk semua jenis kulit.

Tanpa pelembap, kulit akan terus kehilangan air dan memproduksi minyak lebih banyak sebagai kompensasi.

4. Paparan AC dan Lingkungan Kering

Terlalu lama berada di ruangan ber-AC dapat membuat kulit kehilangan kelembapan lebih cepat. Udara yang kering menarik air dari lapisan kulit, sehingga kulit menjadi terasa kaku atau tertarik. Hal ini sering terjadi pada orang yang bekerja di ruangan ber-AC sepanjang hari.

5. Kurang Minum Air

Hidrasi kulit juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh secara keseluruhan. Kurang minum air dapat membuat kulit terlihat lebih kusam, kering, dan kehilangan elastisitas. Konsumsi air yang cukup membantu menjaga kelembapan kulit dari dalam.

Cara Mengatasi Kulit Berminyak yang Dehidrasi 

Untuk mengembalikan keseimbangan kulit, fokus utama perawatan adalah menghidrasi kulit tanpa menyumbat pori-pori. Beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:

  • Gunakan cleanser yang gentle dan tidak membuat kulit terasa kering

  • Tambahkan hydrating toner atau essence yang mengandung humectant

  • Gunakan moisturizer ringan berbasis gel untuk menjaga kelembapan

  • Hindari over-exfoliation

  • Gunakan sunscreen setiap hari untuk melindungi skin barrier

Bahan skincare yang membantu meningkatkan hidrasi kulit biasanya mengandung hyaluronic acid, glycerin, ceramide, atau panthenol.

Namun, untuk mengetahui kandungan dan jenis skincare yang tepat, kamu perlu konsultasi dokter. Sehingga mendapatkan rekomendasi skincare dari dokter yang tepat untuk mengatasi kulit dehidrasi. 

Baca Juga: Wajah Kusam Bikin Insecure? Begini Cara Mengatasinya.

Skincare Saja Tak Cukup! Optimalkan dengan Treatment Profesional

Menggunakan skincare yang tepat memang menjadi langkah yang mudah, untuk mengatasi kulit dehidrasi. Namun pada beberapa kondisi, skincare saja terkadang belum cukup untuk mengembalikan hidrasi kulit secara optimal. Dalam kondisi seperti ini, perawatan profesional di klinik kecantikan dapat menjadi solusi yang lebih efektif

 

Treatment profesional di klinik kecantikan umumnya dirancang untuk menghidrasi kulit lebih dalam, memperbaiki skin barrier, serta meningkatkan kesehatan kulit secara menyeluruh. 

 

Kamu dapat merasakan perbedaan yang signifikan ketika melakukan perawatan di klinik kecantikan mulai dari analisis kondisi kulit, perawatan dengan teknologi canggih, hasil yang cepat terlihat, dan perawatan yang disesuaikan oleh ahli dengan kondisi kulit kamu. 

 

Dengan skincare rekomendasi dokter dan treatment yang tepat kamu dapat memiliki kulit tetap sehat, terhidrasi, dan tampak lebih glowing dalam jangka panjang. 

Treatment untuk Mengembalikan Hidrasi dan Kelembapan Kulit

Ketika kulit mengalami dehidrasi cukup lama, kondisi skin barrier biasanya ikut melemah. Hal ini membuat kulit lebih mudah terasa kering, kusam, dan tidak mampu mempertahankan kelembapan secara optimal. 

Berikut ini perawatan profesional yang aman untuk dilakukan. 

1. Facial + Retinol Peeling HyaHilo 

Facial bisa menjadi solusi untuk membantu mengatasi masalah kulit dehidrasi karena mampu membersihkan kulit secara menyeluruh, mengangkat sel kulit mati, sekaligus memberikan hidrasi intensif melalui serum dan masker. 

 

Retinol Peeling adalah treatment eksfoliasi yang menggunakan kandungan retinol untuk mengangkat sel kulit mati, merangsang regenerasi kulit, dan meningkatkan produksi kolagen. Perawatan ini membantu mencerahkan kulit, menyamarkan noda, serta membuat tekstur kulit lebih halus dan glowing

 

Kombinasi ini memberikan hasil yang lebih optimal untuk kulit. Facial membantu membersihkan pori-pori dan menghidrasi kulit, sehingga kulit lebih siap menerima manfaat dari retinol peeling.

2. Photorejuvenation Laser + Microtox Microneedle RF + Skinvestment Growth Factor 

Photorejuvenation Laser membantu mengatasi kondisi ini dengan merangsang regenerasi kulit dan meningkatkan produksi kolagen, sehingga kulit tampak lebih sehat dan segar. Selain itu, treatment ini juga membantu memperbaiki tekstur kulit dan membuat tampilan wajah lebih cerah serta glowing.

Microtox adalah treatment injeksi dengan dosis kecil botulinum toxin yang bekerja di lapisan superfisial kulit. Berbeda dari botox biasa, Microtox fokus pada memperbaiki kualitas kulit seperti mengecilkan pori, mengurangi minyak berlebih, dan membuat kulit tampak lebih halus serta glowing.

Kombinasi ini membantu mengatasi kondisi ini secara menyeluruh. Hasilnya, kulit tampak lebih lembap, halus, dan glowing.

3. Skin Booster + Botulinum Toxin Injection  Photorejuvenation Laser + Rejuran Healer 

Skin Booster adalah treatment injeksi yang berfungsi untuk menghidrasi kulit dari dalam, biasanya dengan kandungan seperti hyaluronic acid. Perawatan ini membantu mengatasi kulit dehidrasi akibat paparan matahari, sehingga kulit terasa lebih lembap, kenyal, dan tampak lebih glowing.

Sementara, Botulinum Toxin Injection adalah treatment injeksi yang bekerja dengan merelaksasi otot wajah untuk mengurangi garis halus dan kerutan. Perawatan ini membantu kulit tampak lebih halus dan kencang, sehingga wajah terlihat lebih segar dan awet muda.

Kombinasi ini efektif untuk mengatasi kulit dehidrasi yang disebabkan oleh kurangnya hidrasi, paparan sinar matahari, AC, dan faktor penuaan.

Atasi Masalah Kulit Dehidrasi dengan ERHA Ultimate

Kulit dehidrasi sering membuat wajah terasa tidak nyaman—terlihat berminyak tetapi terasa ketarik, kusam, dan teksturnya tidak merata. 

 

Jika kondisi ini sudah cukup lama terjadi, perawatan yang bekerja lebih dalam pada lapisan kulit dapat membantu mengembalikan hidrasi sekaligus memperbaiki kualitas kulit secara menyeluruh.

Di ERHA Ultimate, terdapat beberapa pilihan treatment yang dirancang untuk membantu mengatasi kulit dehidrasi sekaligus meningkatkan kesehatan kulit kamu. Kamu akan mendapatkan rekomendasi perawatan berdasarkan analisis dokter ahli yang menangani. 

 

Yuk, jadwalkan konsultasi di ERHA Ultimate dengan klik di sini