ERHA Ultimate - Klinik Spesialis Kulit & Rambut

Bacillary Angiomatosis

Infeksi yang mengancam nyawa, tetapi bisa disembuhkan. Ditandai dengan munculnya luka berwarna ungu pada permukaan atau bagian bawah kulit, menyerupai Kaposi's sarcoma (kanker kulit yang menyerang organ dalam). Infeksi ini

Infeksi yang mengancam nyawa, tetapi bisa disembuhkan. Ditandai dengan munculnya luka berwarna ungu pada permukaan atau bagian bawah kulit, menyerupai Kaposi's sarcoma (kanker kulit yang menyerang organ dalam). Infeksi ini banyak terjadi pada penderita AIDS, bisa juga dikarenakan komplikasi dari cat-scratch disease (infeksi akibat cakaran atau gigitan kucing).

Bacteremia

Kondisi dimana terdapat bakteri di dalam darah.

Kondisi dimana terdapat bakteri di dalam darah.

Bacteria

Mikroorganisme bersel satu yang bisa hidup independent (hidup sendiri), ataupun hidup sebagai parasit (bergantung dan merugikan organisme lain).

Mikroorganisme bersel satu yang bisa hidup independent (hidup sendiri), ataupun hidup sebagai parasit (bergantung dan merugikan organisme lain).

Bacterial Cellulitis

Adalah infeksi pada lapisan terendah kulit dan jaringan di bawah lapisan kulit akibat serangan bakteri. Cellulitis bisa diakibatkan oleh berbagai macam bakteri berbeda, namun yang paling umum adalah bakteri jenis

Adalah infeksi pada lapisan terendah kulit dan jaringan di bawah lapisan kulit akibat serangan bakteri.
Cellulitis bisa diakibatkan oleh berbagai macam bakteri berbeda, namun yang paling umum adalah bakteri jenis staphylococci dan streptococcus. Streptococcus misalnya, menyebar di kulit dan memproduksi enzim yang menghalangi kemampuan jaringan tubuh untuk menghambat infeksi.
Biasanya bakteri masuk melalui bagian kulit yang rusak akibat garukan, tertusuk, luka bakar, dan berbagai kelainan kulit, terutama bagian kulit yang bengkak disertai cairan (edema). Cellulitis lebih sering lagi menyerang perokok, penderita diabetes, dan orang-orang dengan peredaran darah yang kurang baik (chronic venous insufficiency). Meski demikian, cellulitis yang dapat menyerang siapapun dari semua kalangan umur ini pun dapat seketika muncul pada kulit yang terlihat normal. 
Jika cellulitis mengenai satu area beberapa kali terutama kaki pembuluh darah bisa terkena dampaknya dan membuat bengkak permanen pada jaringan-jaringan tubuh yang berkaitan. 

GEJALA
Pertama-tama, penderita akan mengalami rasa sakit di sebuah bagian kulit disertai dengan warna merah. Hal ini muncul sebagai akumulasi dari serangan bakteri dan usaha dari tubuh untuk melawan infeksi yang menyerang. Selanjutnya kulit yang terjangkit infeksi menjadi panas dan bengkak, bahkan sedikit berlubang menyerupai kulit buah jeruk.

Kebanyakan kasus cellulitis hanya dibarengi dengan rasa sakit ringan, namun ada juga pasien yang pada saat bersamaan menderita demam, kedinginan, jantung berdegup kencang, sakit kepala, tekanan darah rendah, hingga kebingungan.

CARA MENGATASI
Ketika seorang telah terkena bacterial cellulitis, penyakit ini bisa diatasi dengan cara-cara berikut:

Istirahat cukup untuk memberi kesempatan bagi tubuh untuk melawan infeksi; 
mengangkat bagian tubuh yang terserang cellulitis setinggi mungkin untuk mengurangi rasa sakit, memudahkan aliran air dalam tubuh, serta mengurangi bengkak;
mengobati infeksi dengan mengonsumsi pil painkillers, seperti paracetamol, serta antibiotik;

Cellulitis dapat menyebar melalui kontak antara kulit atau sentuhan dengan permukaan kulit yang terjangkit. Untuk mencegah penyebarannya pada bagian tubuh lain atau menularkan orang lain , pasien cellulitis diharapkan ingat untuk selalu membersihkan tangan, tidak malas mandi, menutupi luka/bengkak dengan kain kasa, mencuci sprei dan memisahkan handuk dan pakaian yang dipakai dengan milik anggota keluarga.

Bactericidal

Obat anti-bakteri yang merusak atau membunuh bakteri, dengan menyerang dinding sel atau membran plasma (misalnya penisilin, sefalosporin, polymyxins).

Obat anti-bakteri yang merusak atau membunuh bakteri, dengan menyerang dinding sel atau membran plasma (misalnya penisilin, sefalosporin, polymyxins).

Baldness

Kebotakan rambut yang disebabkan oleh faktor hormonal maupun non-hormonal seperti penipisan rambut, Hairline mundur. dan Alopecia Areata (autoimun).

Kebotakan rambut yang disebabkan oleh faktor hormonal maupun non-hormonal seperti penipisan rambut, Hairline mundur. dan Alopecia Areata (autoimun).